Pengaruh Herbisida terhadap Perkecambahan Biji Gulma (Hama)

pengaruh herbisida terhadap perkecambahan biji gulma

Pengaruh herbisida terhadap perkecambahan biji gulma - Perkecambahan menjadi sebuah proses awal dari pertumbuhan dan perkembangan sebuah tanaman. Proses ini berlaku pada tanaman yang ditumbuhkan melalui media biji. Sedangkan pada proses media lain memiliki penamaan tertentu sesuai dengan proses yang dilakukan.

Kebanyakan tumbuhan entah itu sayuran atau buah - buahan akan melalui proses awal perkecambahan. Perkecambahan sendiri merupakan  memecahnya biji menjadi benih alias bayi tanaman. Setelah berjalan beberapa hari maka biji akan menjadi tunas kecil dan setelah beberapa minggu siap untuk dipindah apabila dilakukan penyemaian.

Pengaruh Herbisida terhadap Perkecambahan Biji Gulma


Perkecambahan yang dialami pada tanaman tidak hanya beberapa saja, pada gulma yang merupakan hama juga akan mengalami hal ini. Gulma yang identik dengan tanaman pengganggu, mengalami proses awal yang sama. Yaitu dari mulai biji yang tertanam di tanah dilanjut dengan proses pecah benih karena tumbuh tunas.

Pertumbuhan dari gulma sering dilakukan pengendalian sebab bisa mengganggu tanaman masyoritas. Terutama pada tanaman pokok seperti buah - buahan, sayuran dan rempah - rempah yang memang ditanam untuk tujuan tertentu. Pengendalian yang dilakukan manusia pada gulma bisa dilakukan dengan manual dan kimia.

Paling sering adalah penggunaan cara kimia berupa pemberia herbisida. Ada pengaruh herbisida terhadap perkecambahan biji gulma sehingga pertumbuhannya menjadi terhambat. Herbisida sendiri berupa bahan kimia yang memiliki fungsi seperti penjelasan di atas yaitu untuk membasmi hama seperti gulma.

Kali ini ada sebuah penjelasan mengenai topik pembicaraan artikel saat ini yaitu berkaitan perkecamabahan biji gulma. Di mana, biji gulma mengalami pengaruh - pengaruh apa saja apabila diberikan herbisida. Langsung saja berikut ini ulasan mengenai hal tersebut.

  • Pada tumbuhan gulma mengalami penghambatan fotosintesis mengakitkan tumbuhan tidak mendapatkan energi dan berkembang dengan baik.
  • Selain menghambat proses fotosintesis, pemberian herbisida juga akan membuah respirasi gulma juga terhambat. Alhasil, mereka tidak bisa melakukan respirasi dengan baik dan akhirnya mati.
  • Mencegah terjadinya perkecambahan yang dilakukan oleh gulma, karena herbisida menyerang titik tumbuh dari gulma. Secara langsung akan membuat pertumbuhan gulma terhenti.
  • Yang jelas, pengaruh herbisida ini akan menyebabkan gulma menjadi mati dan terbasmi habis dan tidak mengganggu tanaman lain.

Waktu pemakaian herbisida terhadap gulma


Pemakaian herbisida tidak begitu saja diaplikasikan langsung kepada tanaman hama alias gulma. Ada waktu - waktu tertentu di mana kita harus segera bahkan tidak memberikan herbisida kimia ini ke tanaman. Sebab, penggunaan yang salah tentu akan berdampak buruk dan bisa berefek kepada tanaman yang ditanam.

Faktor - faktor yang membuat kita perlu memakai herbisida ini ada beberapa diantaranya suhu, angin, kelembaban udara dan presipitasi. Pemakaian herbisida yang tepat entah waktunya dan takarannya akan mencegah perkecambahan gula dengan sangat baik. Alhasil tidak ada gulma yang mengganggu.


Pemakaian herbisida juga terdapat beberapa jenis dan waktunya sesuai dengan penjelasan sebelumnya. Apabila pemilihan herbisida bisa baik dan waktu yang tepat maka akan menentukan keberhasilan dalam membasmi gulma. Jadi, kita sebagai petani harus memperhatikan beberapa faktor tersebut untuk menentukan waktu pemakaian herbisida.

Golongan gulma yang diaplikasikan dengan herbisida


Gulma yang menyerang tumbuhan yang kita tanam memang ada beberapa macam yang tentunya beda karakteristik. Walaupun begitu, semua gulma tentu akan sangat mengganggu tanaman lain dan harus dibasmi keberadaannya. Berikut ini ada beberapa jenis gulma yang perlu kita ketahui supaya bisa membasmi segera gulma tersebut.
  • Gulma rerumputan
  • Gulma daun lebar
  • Gulma golongan teki
  • Gulma pakisan
  • Dan banyak lagi tanaman gulma lainnya
Ada beberapa pengaruh herbisida terhadap perkecambahan biji gulma sehingga membuah pertumbuhan mereka terhambat. Herbisida tentu akan baik digunakan pada petani yang memang mengolah sayuran atau buah supaya tumbuh subur. Meskipun juga harus memperhatikan faktor dan waktu pemakaian supaya menghasilkan dampak yang baik.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...