Perbedaan Keputihan saat Mau Haid dan Hamil Muda

Perbedaan Keputihan Mau Haid dan Hamil

Perbedaan keputihan mau haid dan hamil - Organ intim seseorang entah laki - laki atau perempuan bisa saja mengalami permasalahan. Kadang permasalahan yang di alami antara laki - laki dan perempuan berbeda. Salah satu permasalahan yang sering dialami oleh organ intim wanita adalah keputihan.

Keputihan bisa menyerang pada semua wanita, hal ini tidak mengenal usia. Apabila sudah mengalami haid maka bisa saja mengalami masalah ini. Namun, kadang saat hamil juga akan mengalami ini, jadi apa perbedaan keputihan mau haid dan hamil?

Pada dasarnya, keputihan ini merupakan masalah yang umum terjadi pada wanita. Sebab, ini bisa terjadi ketika sesudah maupun sebelum haid atau pun hamil. Sebetulnya, kejadian ini proses alam tubuh akibat terjadinya perubahan hormon.


Perbedaan Keputihan Mau Haid dan Hamil


Hampir setiap wanita pernah mengalami yang namanya keputihan, namun entah itu terjadi karena apa. Bisa saja itu tanda apabila sudah atau sebelum mengalami menstruasi. Atau tidak bisa saja tanda kalau tengah hamil untuk usia muda.

Karena itu, anda sebagai wanita patut mengetahui perbedaan keputihan antara kedua tanda di atas. Dengan begitu anda bisa mengetahui, apakah ini tanda awal atau akhir menstruasi atau pun sedang hamil.

Di sini, ada beberapa perbedaan yang mendasari keputihan mau haid atau hamil. Apabila anda tidak mengetahui apa - apa mengenai perbedaan-nya. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan keputihan mau haid dan hamil.

#Keputihan karena Haid

Keputihan yang kadang dialami oleh wanita bisa ditimbulkan ketika tubuh mau atau sudah haid. Pada masa - masa ini, vagina akan mengeluarkan cairan putih yang terdiri dari bakteri dan cairan itu sendiri.

Setelah mengalami perubahan hormon, keluarnya cairan akan semakin sedikit ketika hormon esterogen mulai meningkat. Langsung aja berikut ini ciri - ciri dari keputihan ketika mau atau sesudah haid.

1. Sebelum haid, cairan dari keputihan akan putih serta noda ke-kuningan
2. Sesudah haid, pada masa akhir haid, keputihan memiliki warna kecokelatan ketika darah kotor haid sudah luruh semua-nya.

3. Ketika ovulasi, keputihan akan berwarna bersih, dan berair. Pada masa ini, keputihan yang dihasilkan cukup banyak ketimbang sebelumnya.
4. Setelah ovulasi, tubuh anda juga akan menimbulkan keputihan dengan waktu 14 hari. Untuk jumlah, keputihan pada masa ini tidak terlalu banyak.

Baca juga : Cara Menghilangkan Keputihan dengan Jahe yang Menghangatkan

#Keputihan karena Hamil

Selain karena menstruasi, keputihan bisa menjadi tanda bahwa anda tengah hamil muda. Tanda hamil sering dikaitkan dengan terlambat-nya haid, padahal keputihan bisa dijadikan indikator bahwa anda tengah hamil.

Keputihan bisa terjadi sebelum masa haid yang terlambat. Jadi, keputihan terjadi ketika masa haid sedang terlambat seperti orang tengah hamil. Berikut ini beberapa tanda kalau keputihan menandakan anda sedang hamil.

1. Pada masa ini, keputihan yang dihasilkan berwarna putih seperti susu, tekstur kental dan beraroma cukup ringan.
2. Keputihan yang menandakan hamil, ialah keputihan berciri - ciri  diatas serta dengan volume yang cukup banyak.

Apabila terganggu dengan kondisi seperti ini anda bisa menggunakan pantyliner tanpa aroma. Serta jangan lupa untuk mengganti celana dalam beberapa kali dalam sehari supaya terjaga kebersihan-nya.

Nah, itulah sederet perbedaan keputihan mau haid dan hamil yang bisa anda cermati. Ada beberapa perbedaan, dari mulai warna, volume cairan yang keluar, aroma dan lainnya. Dengan begitu anda bisa membedakan antara mau haid atau hamil.

Silakan, buat anda pahami dan aplikasi-kan dengan melihat dengan jeli cairan yang keluar. Oh iya, jangan lupa bedakan keputihan yang normal dan abnormal sebab bisa berbahaya bagi tubuh. Sekianlah ulasan kali ini, semoga bisa bermanfaat dan berguna.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel