Ads 720 x 90

Perbedaan Takdir dan Nasib Menurut Agama Islam

Perbedaan Takdir dan Nasib

Perbedaan takdir dan nasib - Kehidupan di dunia tidak terlepas dari berbagai kejadian yang tidak terduga dan tidak diketahui sebelumnya. Perjalanan setiap makhluk hidup telah diatur oleh Pencipta sebelum makhluk hidup diciptakan.

Manusia mengenal dengan yang namanya takdir yaitu berupa catatan kehidupan kita. Selain itu, kita juga mengenal yang namanya nasib. Ternyata kedua hal ini memiliki perbedaan, dan kali ini kita akan membahasnya yaitu tentang perbedaan takdir dan nasib.

Pada dasarnya kedua unsur tersebut tidak lepas dari kehidupan kita, di mana disetiap perjalanan telah menjadi sebuah takdir dan nasib. Setiap orang atau makhluk hidup pasti memiliki takdir yang berbeda - beda dari mulai jodoh, mati dan lainnya.

Orang juga akan menerima nasib mereka masing - masing yang tidak semua orang menemui nasib yang sama, entah itu nasib baik atau buruk. Dan biasanya orang tersebut tidak bisa menghindari hal tersebut, hanya saja hal tersebut tiba - tiba terjadi.

Perbedaan Takdir dan Nasib


Banyak orang ketika tertimpa sebuah rezeki atau musibah biasanya mereka mengait -kaitkan dengan sebuah nasib atau pun takdir. Entah mereka berkata "walah nasib - nasib" atau "yah takdir udah gini".

Ternyata dari kedua hal tersebut anda bisa mendapatkan beberapa perbedaan yang bisa anda ketahui. Jika anda ingin sekali mengetahuinya, berikut ini ulasan mengenai perbedaan takdir dan nasib.


  • Kemampuan manusia untuk melakukan perubahan


Hal mendasar yang bisa membedakan kedua kata tersebut adalah kemampuan kita untuk melakukan perubahan. Untuk takdir, merupakan sebuah ketetapan dari Allah dan seperti hampir tidak bisa diubah oleh manusia karena sudah ketetapan Allah.

Sedangkan nasib, masih bisa dilakukan sebuah perubahan dengan usaha serta dengan izin Allah. Perubahan nasib tidak akan terjadi bila tidak disertai dengan usaha untuk melakukan perubahan dari nasib itu sendiri.

Contoh takdir seperti kematian yang tidak mungkin lagi untuk dilakukan sebuah perubahan. Tidak mungkin kalau kita memajukan atau mengundurkan waktu mati kita. Entah mau bersembunyi di mana pun kalau sudah waktunya mati maka akan mati juga.

Baca juga : Hubungan antara Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal dalam Islam

Untuk nasib, seperti sebuah kegagalan usaha yang mana masih bisa dilakukan perubahan untuk memperbaikinya. Perubahan terhadap kegagalan bisa berbuah manis dan mencapai sebuah pencapaian yang luar biasa. Perubahan bisa dilakukan dengan usaha dan doa.


  • Dasar pengertian takdir dan nasib

Selanjutnya, yang menjadi titik pembeda dari kedua hal ini adalah dasar pengertiannya. Takdir sendiri merupakan sebuah ketetapan dan ketentuan yang telah Allah tulis jauh sebelum alam semesta dibentuk atau manusia diciptakan.

Lalu untuk nasib merupakan bagian - bagian dari ketetapan dan ketentuan dari Allah itu sendiri terhadap berbagai hal. Nasib seperti memiliki arti yang lebih rinci lagi dan sangat mendetail ketimbang takdir.

Untuk takdir menjelaskan hal - hal yang sangat umum dan masih dalam artian yang luas seperti soal jodoh, kematian dan lainnya. Pekerjaan, peristiwa buruk rasa - rasanya masuk ke dalam arti nasib yang tentunya masih bisa dilakukan perubahan.

Walaupun perubahan tersebut harus dilalui dengan usaha keras serta berdoa supaya di izinkan oleh Allah. Maka perubahan nasib bisa terjadi, dan berbeda dengan takdir yang menjadi sebuah ketetapan Allah yang tidak bisa diganggu gugat.

Nah itulah perbedaan takdir dan nasib yang bisa anda ketahui dengan begitu anda bisa sedikit mengetahui bedanya. Sebetulnya, kedua kata ini memiliki arti yang sangat sama bahkan dijelaskan oleh para ulama bahwa kedua hal ini merupakan kata yang sama.

Walaupun begitu, anda bisa memasukkan penjelasan di atas sebagai tambahan ilmu kalau kedua hal tersebut memiliki unsur yang membedakan. Sekianlah artikel kali ini, semoga dengan ulasan di atas dapat memberikan wawasan kepada anda. 

Related Posts

Subscribe Our Newsletter