Penyebab Bayi Rewel dan Tidak Mau Menyusu ASI Langsung

Penyebab Bayi Rewel dan Tidak Mau Menyusu

Penyebab bayi rewel dan tidak mau menyusu - Bayi akan sangat mudah menangis atau rewel ketika kondisi mereka terasa tidak nyaman. Ketika bayi rewel biasanya juga menandakan kalau dia membutuhkan sesuatu untuk dipenuhi.

Ada banyak sebab mengapa bayi jadi rewel dan tidak mau menyusu. Biasanya bayi jika mengalami hal tersebut ada masalah yang sedang dialami. Bisa jadi dari dalam diri si kecil atau faktor lingkungan yang ia tempati.

Bayi rewel sangat sering terjadi karena sebuah hal, bahkan dari beberapa bayi juga dibarengi dengan susah atau enggak mau menyusu. Tentunya, hal ini bisa membuat ibu - ibu muda merasa kebingungan bagaimana cara mengatasi-nya.

Sebelum memberikan penanganan atas kondisi si bayi, anda harus tahu terlebih dahulu mengapa bayi atau si kecil bisa mengalami kejadian tersebut. Dan baru anda bisa mulai melakukan tindakan untuk mengatasinya.

Penyebab Bayi Rewel dan Tidak Mau Menyusu


Apabila bayi mengalami rewel dan tidak mau menyusu tentu akan membuat orang tua jadi bingung. Bagaimana tidak, kita tidak tahu yang diperlukan oleh si kecil sehingga menyebabkan mereka menangis terus - menerus.

Belum lagi, ketika ingin diberi ASI bayi sering kali enggan untuk menyusu. Alhasil membuat orang tua tambah bingung lagi. Nah, di sini anda bisa mengetahui kebutuhan dan penyebab bayi rewel dan tidak mau menyusu dengan membaca ulasan di bawah ini.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas 2 permasalahan yang sering dialami oleh si kecil. Dari mulai bayi yang terus menerus menangis alias rewel dan buah hati yang enggan untuk menyusu atau minum ASI atau susu formula.

Karena hal tersebut, kita akan membaginya menjadi 2 bahas. Pada bahasan pertama akan dibahas tentang penyebab bayi rewel dan berikutnya penyebab bati tidak mau menyusu. Karena sulit ditebak, langsung saja berikut ulasannya.

Penyebab Mengapa Bayi tidak Mau Menyusu


Bayi memiliki beragam kebutuhan dan hal itu harus dipenuhi dengan segera, apabila tidak tentu mereka akan menangis. Solusi hal tersebut, biasanya ibu akan memberikan ASI alias menyusu kepada bayi.

Namun, tak jarang bayi malah enggan untuk minum susu ketika diberikan oleh ibunya. Lalu, apa yang membuat bayi tersebut tidak mau menyusu? ketahui sebabnya dengan membaca artikel dibawah ini.

1. Sakit area mulut

Ketika area mulut dan tenggorokan merasa sakit, biasanya bayi akan enggan untuk meminum susu. Rasa sakit bisa berupa proses tumbuhnya gigi, radang atau adanya infeksi. Tak hanya infeksi pada area mulut saja, bagian telinga juga membuat bayi mogok menyusu.

Hasilnya, bayi akan merasakan rasa tidak nyaman dan menimbulkan rasa malas untuk melakukan kegiatan. Seperti halnya orang dewasa saat sakit, bayi juga akan mengalami rasa lemas pada tubuh dan enggan untuk menyusu.

2. ASI yang berkurang

Jumlah ASI pada ibu memang tidak bisa diprediksi jumlahnya, entah kadang banyak bahkan sedikit. Selain itu, keluarnya ASI juga mempengaruhi selera dari si kecil sehingga membuat bayi suka atau enggan untuk menyusu kepada ibunya.

ASI akan berkurang dengan berjalannya waktu serta asupan nutrisi yang kurang pada diri si ibu. Ketika ASI yang keluar dari payudara ibu berkurang atau terlalu sedikit, sering kali membuat si kecil enggan untuk menyusu. Sebab, bayi bosan menunggu ASI keluar dan lama untuk mereka kenyang.

3. Jadwal menyusu terganggu

Bayi memiliki waktu - waktu di mana mereka akan merasa lapar dan butuh ASI untuk mengatasinya. Waktu lapar bayi dengan orang dewasa berbeda, biasanya akan lebih cepat lapar pada bayi. Makanya, bayi mempunyai jadwal untuk menyusu ketika ia membutuhkannya.

Nah, namun karena kegiatan si ibu sering kali membuat jadwal menyusu si kecil jadi terganggu. Dengan demikian, juga bisa membuat selera si kecil menjadi berubah. Bahkan, bisa membuat bayi berubah pikiran alias mogok untuk menyusu.

4. Bau badan ibu

Apakah anda pernah berpikir kalau penyebab mengapa bayi tidak mau minum susu adalah karena bau badan anda?. Ternyata hal ini bisa mempengaruhi keinginan dan selera si kecil, sehingga membuat bayi tidak mau menyusu walau dia dalam kondisi rewel atau menangis terus - menerus.

Perubahan bau badan ini menjadikan pikiran si kecil jadi lebih curiga atau mencium aroma yang asing. Pemakaian parfum, sabun. losion dan lainnya yang sekiranya tidak sering dicium oleh bayi, tentu akan menciptakan kesan curiga pada bayi.

5. Sedang dilanda stres

Tak hanya orang dewasa saja yang bisa mengalami stres, bayi pun juga bisa mengalami stres karena suatu hal. Ketika seseorang mengalami stres, biasanya akan terjadi perubahan dari perilaku, pemikiran dan kebiasaannya. Dan hal ini bisa terjadi juga pada si buah hati anda.

Bayi akan mengalami kondisi yang stres ketika dia melakukan sebuah perjalanan yang melelahkan, pindah rumah dan lainnya. Kata - kata ibu yang mengagetkan serta membuat rasa takut bagi si kecil, bisa membuat bayi jadi enggan menyusu.

Penyebab Bayi mudah Rewel


Bayi rewel menandakan bahwa dia membutuhkan sesuatu atau ingin melakukan kegiatan yang ia inginkan. Namun, karena keterbatasan komunikasi membuat orang tua sering kebingungan akan kebutuhan si kecil. Untuk menyelesaikan hal tersebut, sebaiknya anda mengetahui penyebabnya yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Kondisi perut yang lapar

Kondisi perut yang lapar, biasanya seseorang akan mengeluh dengan berkata " lapar " hal ini tidak berlaku pada si kecil. Karena belum bisa mengucapkan kata - kata, mereka hanya akan menangis kalau ia sedang lapar dan butuh makan.

Bayi yang merasa lapar hanya bisa menangis terus - menerus. Apabila tidak segera diberikan ASI atau makan, bayi tetap menangis. Untuk mengetahui si kecil lapar, anda bisa menawarkan ASI kepadanya, apabila langsung minum berarti ia dalam kondisi lapar.

Baca juga : Cara Mengatasi Bayi Rewel Menurut Islam pada Malam Hari

2. Popok yang sudah basah

Pakaian yang dalam kondisi basah tentu akan membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Apalagi, pakaian yang basah adalah pakaian bagian dalam atau kalau di bayi adalah popok. Popok yang basah, biasanya akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada bagian kulit.

Gatal - gatal, kulit memerah dan lainnya, adalah tanda - tanda yang sering disebabkan oleh kondisi popok yang basah. Jadi, segelah untuk menggantinya supaya tidak menjadi lebih parah. Cek kondisi  popok secara berkala, supaya anda bisa mengganti tanpa harus si kecil menangis terlebih dahulu.

3. Perasaan takut

Semua orang pasti pernah merasakan ketakutan dan melampiaskannya dengan berteriak atau menangis. Untuk bayi, ketika merasa takut biasa ditandai dengan menangis dengan intensitas tinggi dan terjadi secara terus - menerus alias rewel.

Bayi akan merasa takut ketika kondisi lingkungannya terasa tidak nyaman, ulang orang lain dan banyak lainnya. Apabila penyebab bayi rewel karena tidak merasa nyaman, segera buat mereka se-nyaman mungkin dan hilang rasa takut-nya.

4. Badan yang sedang sakit

Sakit membuat badan menjadi sedikit lemas dan berdampak pada aktivitas yang menurun. Kalau pada orang dewasa, sakit akan menyebabkan mereka malas ber-aktivitas. Sedangkan pada bayi, hanya akan membuat bayi menjadi rewel akibat rasa sakit yang ditimbulkan.

Sering kali, kondisi badan yang tidak sehat juga mempengaruhi kenyamanan dari si kecil. Kondisi yang sakit dan badan tidak nyaman, hanya akan membuat bayi lebih sering menangis. Sakit panas, muntah, diare dan lainnya sering dialami oleh buah hati.

5. Terjadi refluks

Refluks pada bayi, hampir mirip dengan naiknya asam lambung pada orang yang sudah dewasa. Refluks sendiri terjadi ketika setelah diberikan makan, dan bayi menangis secara tiba. Ketika itu terjadi, bayi bisa disertai dengan naiknya manakan yang telah dikonsumsi tadi.

Ya, makanan dari lambung akan naik ketika bayi mengalami refluks. Dan kemungkinan besar ketika terjadi refluks, asam pada lambung juga ikut naik. Hasilnya, menyebabkan iritasi pada tenggorokan akibat larutan HCL pada asam lambung dan membuat si kecil menangis.

Nah, itulah beberapa penyebab bayi rewel dan penyebab bayi tidak mau menyusu. Dengan memperhatikan pembahasan ini, maka anda bisa menarik tindakan untuk mengatasinya. Ada banyak tindakan untuk meredakan hal diatas, apabila anda memahami betul penyebabnya.

Penyebab - penyebab diatas sangat sering dialami oleh bayi, dan tentunya anda harus waspada apabila anda tidak mau ini terjadi pada buah hati anda. Sekianlah artikel kali ini, semoga dengan artikel ini bisa membantu dan menyelesaikan masalah anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel