Dampak Merkantilisme bagi Indonesia di Bidang Ekonomi

Dampak Merkantilisme bagi Indonesia di Bidang Ekonomi
Share
dampak merkantilisme bagi Indonesia

Dampak merkantilisme bagi Indonesia - Sebuah negara pasti akan menerapkan suatu sistem ekonomi dalam bidang ekonomi-nya. Tak hanya berpengaruh pada bidang ekonomi saja, penerapan sebuah sistem ekonomi sering kali mempengaruhi berbagai bidang lain. 

Mulai dari politik, sistem pertahanan dan keamanan, sosial budaya, teknologi dan lainnya. Hal tersebut terjadi karena ekonomi erat hubungannya dengan kesejahteraan rakyat dan rakyat adalah hal terpenting. Salah satunya dampak merkantilisme bagi bangsa Indonesia yang pernah menerapkan-nya.

Merkantilisme adalah sebuah praktik dan teori dari sebuah sistem ekonomi yang sangat terkenal di wilayah Eropa pada abad ke 16 hingga abad ke 18. Penerapan dari sistem ekonomi merkantilisme pada suatu pemerintahan negara adalah menambah kekuasaan.

Dalam mencapai pertambahan kekuasaan tersebut, sebuah negara harus mengorbankan kekuatan nasional dari saingan-nya. Pelaksanaan ekonomi merkantilisme bertujuan untuk mengumpulkan berbagai cadangan ekonomi moneter melalui barang - barang jadi.

Dampak Merkantilisme bagi Indonesia


Dari penerapan sebuah sistem ekonomi pada suatu negara dan pemerintahan pasti akan menimbulkan sebuah dampak. Entah itu dampak positif maupun negatif terhadap komponen - komponen negara.

Di Indonesia sendiri juga mengalami dampak yang cukup signifikan akibat adanya sistem ekonomi yang satu ini. Kali ini kita akan membahas mengenai dampak merkantilisme bagi bangsa Indonesia, berikut ini ulasan-nya.

1. Pelaksanaan ekspor impor

Dengan adanya sistem ekonomi merkantilisme yang berdasarkan modal negara, mampu melaksanakan kegiatan ekspor dan impor dengan baik. Kegiatan ekonomi tersebut bisa terjadi karena keberadaan modal dari negara sendiri.


Baca juga : Latar Belakang Munculnya Merkantilisme di Eropa

Ekspor dan impor mungkin dulu belum bisa dilakukan oleh bangsa Indonesia sendiri dengan baik karena faktor ekonomi, sistem ekonomi dan penjajah. Sehingga sulit sekali untuk memulai melakukan kegiatan ekonomi Internasional.

2. Kebutuhan rakyat mulai terpenuhi

Berbeda dengan sistem ekonomi lainnya, merkantilisme lebih tertuju pada modal negara sendiri. Dengan adanya modal tersebut, maka kebutuhan pada masyarakat Indonesia bisa terpenuhi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Modal yang diatur dengan baik, mampu menumbuhkan kehidupan yang baik bagi rakyat, pemerintah dan pertumbuhan negara. Jika modal tersebut kurang, tentu kebutuhan masyarakat juga tidak akan terpenuhi dengan baik.

3. Perusahaan dagang besar bermunculan

Sistem perekonomian merkantilisme memiliki tujuan yaitu memperluas kekuasaan dengan mengorban-kan kekuatan nasional saingan-nya. Oleh karena itu, kekuasaan perdagangan sebuah negara menjadi lebih luas dan besar tentunya.

Setelah memperluas kekuasaan, pemerintahan juga akan mengembangkan ekonomi mereka dengan membuat perusahaan dagang. Dan muncullah sebuah perusahaan dagang yang berskala besar mulai berkembang.

4. Timbul perbudakan

Peperangan akibat pertambahan kekuasaan oleh suatu negara terhadap negara lain pasti berdampak buruk. Salah satunya adalah menimbulkan sistem perbudakan yang mempekerjakan manusia secara semena - mena.

Hal ini pasti akan terjadi terhadap negara yang kalah ketika merebut-kan kekuasaan antara bangsa lain. Maka rakyat-nya di pekerja-kan untuk melakukan kegiatan dagang supaya perusahaan dagang bisa tumbuh berkembang.

Nah, itulah pembahasan mengenai dampak merkantilisme bagi bangsa Indonesia yang bisa berdampak positif atau negatif. Ada banyak dampak yang ditimbulkan ketika sebuah negara menggunakan sebuah sistem ekonomi salah satunya merkantilisme.

Dari dampak di atas, anda bisa mengambil dampak positif-nya dan memperbaiki negatif menjadi lebih baik lagi. Sekianlah artikel kali ini, semoga dengan ulasan di atas bisa sedikit memberikan wawasan dan pengetahuan.

0 Response

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel