Gambar Perkecambahan Epigeal dan Hipogeal beserta Keterangannya

gambar perkecambahan epigeal dan hipogeal

Gambar perkecambahan epigeal dan hipogeal - Dalam sebuah kehidupan suatu makhluk hidup akan mengalami yang namanya pertumbuhan dan perkembangan. Hal ini akan terjadi karena didukung oleh berbagai faktor. Faktor ini bisa mempengaruhi dari proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi. Salah satu makhluk hidup yang mengalami proses ini adalah tumbuhan. Tumbuhan memiliki fungsi yang begitu penting di dunia ini, sebab ini ada hubungannya dengan keberlangsungan makhluk hidup lainnya.

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua proses yang cukup berbeda. Perbedaan ini terletak dari hasilnya di mana pertumbuhan menyangkut ukuran entah tinggi, lebar, jumlah daun dan lainnya. Sedangkan perkembangan bersifat pada hal - hal kimia atau biologis entah itu sel, bagian - bagian tubuh yang bersifat bisa kembali. Tumbuhan sangat penting dalam kehidupan, sebab makhluk yang satu ini mampu menghasilkan oksigen yang digunakan untuk bernafas.


Gambar Perkecambahan Epigeal dan Hipogeal


Beberapa tumbuhan melakukan pertumbuhan dan perkembangan di mulai dari sebuah biji atau pun hal lainnya. Namun, tumbuhan sering kali menggunakan biji sebagai media berkembang biak. Ketika biji tumbuh menjadi tanaman, terjadi sebuah proses alam berupa perkecambahan.Perkecambahan ini merupakan tahap awal dari perkembangan suatu tanaman, terutama pada tanaman berbiji. Jadi, biji akan mulai tumbuh sebuah tanaman baru dan itulah yang disebut sebagai perkecambahan. 

Dalam proses perkecambahan mengalami proses yang cukup panjang. Tahap awal, embrio pada biji yang sebelumnya dalam kondisi tidur atau dorman akan mengalami perubahan fisiologis. Ketika sudah mulai muncul bibit tumbuhan yang berwarna putih maka hal itu sudah bisa disebut dengan pertumbuhan. Nah, nama lain untuk pertumbuhan yang satu ini bisa disebut dengan perkecambahan. Secara umum, perkecambahan di bagi menjadi dua tipe yaitu tipe epigeal dan hipogeal.


Perkecambahan Epigeal dan Hipogeal


Perbedaan dari dua tipe perkecambahan pada biji terletak pada bagian kotiledon ketika mengalami pertumbuhan. Kotiledon merupakan kulit biji yang menjadi letak awal pertumbuhan. Di sini, letak kotiledon dipengaruhi oleh pertumbuhan pada bagian hipokotil dan epikotil. Epikotil merupakan bagian yang akan menjadi batang pohon bagian atas dari kotiledon, sedangkan hipokotil merupakan bagian awal dari batang pada bagian bawah kotiledon.


Perkecambahan Epigeal

Untuk tipe yang satu ini, perkecambahan yang terjadi pada bagian hipokotil atau bagian bawah kotiledon. Dari peristiwa tersebut mengakibatkan kotileon dan plumula naik hingga ke permukaan tanah. Sedangkan bagian epikotil hanya mengalami pertumbuhan yang cukup kecil. Perkecambahan epigeal bisa anda temukan pada tanaman seperti kacang hijau dan jarak. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perkecambahan epigeal berikut beberapa gambarnya.

Gambar Perkecambahan Epigeal dan Hipogeal

Gambar Perkecambahan Epigeal dan Hipogeal





Perkecambahan Hipogeal

Selanjutnya perkecambahan hipogeal. Perkecambahan yang satu ini, bagian yang mengalami pertumbuhan adalah bagian epikotil atau bagian atas kotiledon. Dari hal tersebut, maka posisi kotiledon tetap berada di dalam tanah tanpa adanya perubahan letak. Untuk perkecambahan ini anda bisa temukan pada tanaman seperti kacang kapri dan jagung. Memperjelas perkecambahan ini, berikut ini kami sertakan beberapa gambar mengenai perkecambahan hipogeal.




Nah, itulah sedikit pembahasan mengenai gambar perkecambahan epigeal dan hipogeal. Perkecambahan merupakan awal dari kehidupan sebuah tanaman, ketika perkecambahan sudah mengalami kerusakan. Ke depannya juga akan berpengaruh dan mungkin bisa sulit dalam pertumbuhannya. Dalam pembahasan di atas, kunci dari perbedaan kedua tipe perkecambahan adalah letak dari kotiledon itu sendiri. Yang mana, letak kotiledon ini dipengaruhi oleh pertumbuhan awalnya.

Bagaimana? cukup mudah bukan untuk memahami perbedaan dari kedua tipe perkecambahan tersebut. Epigeal, letak kotiledon berada di atas atau permukaan tanah. Hal ini sebaliknya pada hipogeal yang mana letak kotiledon tetap berada di bawah tanah. Sekianlah artikel mengenai gambar perkecambahan epigeal dan hipogeal. Semoga artikel ini bisa membantu menyelesaikan permasalahan dan menambah wawasan anda semuanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...