Ciri Ciri Bayi Masuk Angin Parah dan Cara Mengatasinya

Ciri Ciri Bayi Masuk Angin

Ciri ciri bayi masuk angin - Masuk angin merupakan sebuah gangguan yang sering di alami pada bagian sistem pencernaan dan pernafasan manusia. Banyak orang menyebut kalau masuk angin merupakan sebuah penyakit atau masalah. Padahal itu salah, masuk angin sebenarnya adalah gejala akan timbulnya masalah yang lebih serius. Penyakit - penyakit yang didahului dengan gejala masuk angin seperti pilek, batuk, pusing kepala, sakit perut, demam, mual, diare dan lainnya.

Semua masalah tersebut sering kali ditandai dengan timbulnya masuk angin terlebih dahulu. Gejala masuk angin kalau dilihat - lihat sangat erat hubungannya dengan orang dewasa. Namun, sebenarnya anak kecil juga bisa mengalami hal seperti ini bahkan bayi sekalipun. Hampir sama dengan orang dewasa, anak kecil atau bayi bisa mengalami masuk angin disebabkan karena berada di tempat dingin, atau terlambat makan. Sehingga udara luar masuk ke dalam tubuh.

Ciri Ciri Bayi Masuk Angin


Dengan seseorang mengalami masuk angin, kemungkinan besar ia akan mengalami musibah berupa penyakit. Meskipun penyakit yang diderita adalah masalah yang ringan seperti batuk atau pilek saja. Pada dasarnya keterangan masuk angin tidak ada di dalam dunia medis loh. Sebutan masuk angin, ternyata hanya ada dan dikenal di masyarakat Indonesia saja. Walaupun masalah ini hanya berupa gejala dari sebuah penyakit, namun ketika mengalami hal ini tetap saja tidak mengenakan.

Apalagi anak - anak kecil atau bayi sering kali juga mengalami masuk angin. Padahal sebagai orang tua, banyak yang tidak mengetahui tanda - tanda si kecil sedang mengalami gangguan masuk angin. Mereka hanya tahu, kalau anak tiba - tiba drop dan mengalami masalah kesehatan. Sebenarnya dengan mengetahui tanda - tanda datangnya masuk angin, anda bisa mencegah penyakit menghampiri si kecil. Kalau begitu, berikut ini kami berikan penjelasan mengenai ciri ciri bayi masuk angin.

1. Kembung

Tanda - tanda yang pertama kalau si kecil tengah mengalami gangguan masuk angin adalah kembung. Kembung ini biasanya terjadi pada bagian sistem pencernaan, yang mana organ yang biasanya terisi dengan makanan malah terisi dengan udara luar. Untuk mengetahui apakah anak mengalami kembung atau tidak, anda bisa menepuk perut si kecil secara perlahan. Tepuk - tepuk, apabila terdengar kosong seperti hanya terisi udara maka bisa dipastikan kalau si kecil masuk angin.

2. Mual

Ciri ciri bayi masuk angin selanjutnya adalah merasa mual. Perasaan mual ini di dapatkan ketika udara di dalam sistem pencernaan mengalami gerakan yang tidak beraturan entah ke atas atau ke bawah. Dengan gerakan seperti ini membuat makanan yang sebelumnya dikonsumsi akan bergerak ke atas dan mengalami rasa mual. Pergerakan angin bisa terjadi di dalam lambung, yang mana organ ini merupakan tempat pertama menerima asupan makanan. Dan di sini juga, angin sering bersarang.

3. Muntah

Setelah beberapa rangkaian dari kembung, mual selanjutnya adalah muntah. Mengalami muntah - muntah ketika masuk angin adalah hal biasa. Sebab, seperti penjelasan sebelumnya angin mengalami pergerakan dan memaksa makanan di dalamnya bergerak. Makanan bergerak ke bawah memang tidak apa, namun bila ke atas. Maka, kelanjutannya adalah mengalami muntah - muntah. Dan setelah muntah, biasanya perut akan sedikit membaik dan angin di dalam sedikit berkurang.

4. Demam

Suhu normal tubuh manusia berkisar pada angka < 37,5⁰C namun bila sudah melebih suhu tersebut dipastikan orang tersebut mengalami demam. Ternyata demam menjadi ciri ciri bayi masuk angin dan bisa anda ketahui dengan cepat. Ketika anak terserang demam, biasanya agak sedikit mengalami gangguan kesehatan pada tubuhnya seperti lemas, kejang, sesak nafas dan lainnya. Untuk mengetahui keadaan ini, anda bisa menggunakan termometer atau tangan. Apabila anak lebih panas dari pada sebelumnya, mungkin saja si kecil mengalami demam.

5. Batuk

Anak mengalami batuk juga menjadi cir ciri dari masuk angin. Tubuh yang kemasukan benda - benda asing akan mengalami reaksi yang cukup hebat. Biasanya dari hasil reaksi tersebut, mengakibatkan hal - hal yang yang tidak terduga seperti batuk. Batuk ini menjadi reaksi dari sistem kekebalan tubuh. Jadi anda sebagai orang tua cukup tenang bila si kecil mengalami hal ini. Selain masuk angin, batuk kemungkinan besar disebabkan oleh bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

6. Pilek

Selain batuk, reaksi dari sistem kekebalan tubuh yang melakukan pertahanan diri yaitu pilek. Pilek biasa terjadi pada saluran pernafasan (hidung) yang mana, dalam prosesnya biasanya mengeluarkan sebuah dahak. Seperti halnya dengan batuk, gejala seperti ini tidak perlu ditakutkan. Sebab, batuk dan pilek akan diatasi oleh sistem imun dalam tubuh yang mampu mengeluarkan atau membasi virus atau bakteri penyebab masalah ini. Untuk menyelesaikan masalah ini biasanya hanya diperlukan istirahat yang cukup.

7. Diare

Kita tahu sebelumnya kalau masuk angin bisa terjadi pada sistem pernafasan atau pun sistem pencernaan. Pada sistem pencernaan bisa menyebabkan masalah kembung mual, muntah dan lainnya adalah diare. Diare adalah kondisi di mana feses masih mengandung air terlalu banyak. Kemungkinan besar masuk angin menyebabkan organ - organ pencernaan menjadi tidak bekerja secara optimal. Sehingga seharusnya ada penyerapan air, malah terlewat akibat angin.

8. Anak Mulai Rewel

Ciri ciri bayi masuk angin biasanya akan mudah rewel. Masuk angin membuat tubuh bagian dalam menjadi terasa tidak enak. Pergerakan angin di dalam sering kali membuat si kecil tidak nyaman (mual, muntah, diare dan lainnya). Alhasil, si kecil akan mudah menangis dan tidak bisa diam. Hal ini akan terus berlanjut hingga masalah masuk angin teratasi. Jadi, bila si kecil mula merengek dan rewel, mungkin saja si kecil tengah mengalami masuk angin.

Itulah beberapa ciri ciri bayi masuk angin yang sering di alami oleh bayi pada umumnya. Mengetahui ciri ciri tersebut bisa membuat anda segera melakukan tindakan untuk mengatasi hal tersebut. Memberikan tindakan sejak awal, membantu mencegah terjadinya masalah yang lebih serius dari pada sebelumnya. Ketika si kecil tengah mengalami masuk angin, anda bisa melakukan beberapa mengobati masuk angin dengan cara tradisional, sebelum anda membawanya ke dokter.

Cara Mengatasi Bayi Masuk Angin


Tidak ada salahnya bila anda melakukan perawatan pada bayi yang mengalami masuk angin, sebab anda bisa membantu mencegah penyakit yang lebih serius menghampirinya. Ada banyak cara mengatasi masuk angin yang bisa anda terapkan dalam masalah. Dari mulai tradisional, memanfaatkan obat alami, hidup sehat atau hal lainnya. Apabila anda belum mengetahui secara menyeluruh mengenai cara mengatasi masuk angin pada bayi. Berikut ini penjelasan mengobati masuk angin pada bayi.

1. Oleskan Halusan Bawang Merah

Langkah pertama ketika si kecil mengalami masuk angin adalah dengan mengoleskan halusan bawang merah pada tubuh bayi. Bawang merah akan membantu menghangatkan badannya, sehingga memaksa angin bergerak ke luar tubuh bayi. Menerapkan cara ini bisa dilakukan dengan sedikit menambahkan minyak kelapa dan sedikit mengoleskannya pada bagian perut, dada dan punggung si kecil. Lakukan cara ini beberapa kali dalam sehari, cobalah untuk melakukannya secara rutin.

2. Gunakan Minyak Kayu Putih

Selain menggunakan bawang merah, oleskan minyak kayu putih ke seluruh badan si kecil. Seperti halnya bawang merah, minyak kayu putih juga akan membantu menghangatkan tubuh bayi. Suhu tubuh yang hangat akan membuat angin bergerak keluar, dan membebaskan si kecil dari masalah masuk angin. Terapkan cara ini beberapa kali sehari, waktu yang tepat menggunakan cara ini seperti habis mandi, waktu mau tidur dan ketika suhu dingin.

3. Beri Air Minum Hangat

Ketika mengalami masuk angin, hal yang paling efektif untuk mengatasinya adalah dengan memberikan minuman air hangat. Anda bisa melakukan cara ini ketika si kecil juga tengah mengalami masalah masuk angin. Air yang hangat akan menekan angin di dalam saluran pencernaan ke bawah. Dan dikeluarkan melalui kentut atau sendawa. Cara ini terbilang sangat mudah, anda hanya perlu meminumkan sedikit demi sedikit air hangat kepada si kecil. Terapkan cara ini secara rutin beberapa kali sehari.

Baca juga : Cara Mengatasi Anak Masuk Angin Tanpa Obat dan Ciri Cirinya

Mungkin itu saja beberapa cara mengatasi masuk angin pada bayi. Walaupun masuk angin termasuk masalah yang cukup sepele, namun dampaknya juga cukup tidak mengenakan bagi tubuh. Dari pada bayi rewel terus dan tidak merasa enak, mendingan anda langsung segera melakukan tindakan pencegahan. Cobalah untuk menggunakan cara di atas bila si kecil sudah benar - benar mengalami masuk angin.

Ketika si kecil tengah masuk angin, coba berikan kenyamanan yang bisa membuat si kecil lebih tenang. Memberikan waktu istirahat yang baik, akan mempercepat penyembuhan masalah bagi si kecil. Sebelum benar - benar mengalami masuk angin, sebaiknya anda mulai sekarang menerapkan gaya hidup sehat. Sekianlah artikel yang bisa kami berikan mengenai ciri ciri bayi masuk angin, semoga bisa menambah wawasan anda semuanya

0 Response to "Ciri Ciri Bayi Masuk Angin Parah dan Cara Mengatasinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel