Cara Merawat Baterai Laptop Asus, Acer, Lenovo dan Lainnya

Cara Merawat Baterai Laptop

Cara merawat baterai laptop - Merawat perangkat elektronik memang sudah menjadi tugas si pemilik dari perangkat tersebut. Dengan merawat secara benar maka perangkat tersebut dapat difungsikan untuk jangka waktu yang cukup lama. Namun, beda lagi kalau perangkat tersebut tidak di rawat, kemungkinan besar akan mudah rusak. Merawat sebuah perangkat bisa berupa membersihkan dari debu, menggunakan dengan benar, meletakkan di tempat yang baik dan lainnya.

Kita berpikir bahwa merawat hanya dari luarnya saja, padahal komponen - komponen di dalam perangkat tersebut juga perlu mendapatkan sebuah perawatan. Bahkan harus dilakukan secara jeli, kalau tidak maka perangkat tersebut bisa mudah rusak. Contohnya saja pada perangkat laptop, ada beberapa komponen pada laptop yang harus mendapatkan perhatian khusus soal perawatan. Salah satu komponen atau bagian tersebut adalah baterai dari si laptop itu sendiri.

Cara Merawat Baterai Laptop Asus, Acer, Lenovo dan Lainnya


Baterai, merupakan komponen yang berfungsi menyimpan dan memberikan daya pada sebuah perangkat untuk kali ini pada perangkat laptop. Baterai ini sangat vital fungsinya, dengan baterai anda bisa menggunakan laptop dengan baik. Baterai pada dasarnya memiliki batas daya yang harus diketahui oleh si pemilik dengan begitu, anda bisa mengetahui batas kemampuan dari si baterai laptop tersebut. Untuk setiap jenis laptop hampir semua memiliki ukuran daya yang berbeda - beda.

Karena fungsinya yang berguna untuk memberikan daya ke pada perangkat laptop sehingga bisa menyala, maka diperlukan perawatan yang cukup baik. Apabila tidak diberikan perawatan yang baik, bisa - bisa baterai akan mendapat masalah. Masalah yang sering dihadapi baterai adalah mudah atau cepat habis (boros), kembung, bocor dan masalah lainnya. Untuk itu diperlukan cara merawat baterai laptop yang baik, berikut ini beberapa penjelasan merawat baterai pada perangkat laptop yang baik.

1. Pastikan Mencabut Charger ketika Sudah Penuh 100%

Perawatan pertama yang bisa anda lakukan adalah mencabut charger laptop ketika daya sudah mencapai 100% atau penuh. Dengan melakukan cara ini, anda akan membebaskan baterai anda dari mara bahaya seperti baterai kembung atau pun bocor. Kedua masalah ini sering disebabkan oleh masalah charger. Di mana, ketika mengisi daya pada laptop dilakukan terlalu lama. Bahkan ketika daya sudah mencapai 100% anda tidak mencabutnya.

Dengan kebiasaan seperti ini malahan akan merusak baterai anda. Jadi cobalah selalu mencabut charger laptop ketika kondisi daya sudah mencapai 100%. Jangan biarkan berlarut - larut melakukan charger dalam kondisi seperti ini. Reaksi kimia yang berlebihan akibat pengisian daya yang terlalu lama akan menghasilkan gas dengan jumlah yang cukup banyak. Alhasil baterai akan menjadi kembung dan bisa - bisa bocor. Apabila sudah begini anda harus membeli baterai laptop baru.

2. Menggunakan Charger Asli ketika Mengisi Daya

Ketika melakukan pengisian daya pada laptop, sangat dianjurkan untuk menggunakan charger asli. Hal ini dianjurkan, sebab bisa membantu menjaga keawetan dari baterai pada laptop, sehingga kesehatan perangkat yang anda miliki tetap terjaga. Dengan charger asli, anda juga bisa memberikan ukuran daya yang pas terhadap baterai, sehingga tidak akan berlebihan atau kekurangan. Hal ini akan berbeda apabila anda menggunakan charger yang tidak semestinya digunakan.

Baca Juga : Membuka PDF yang Terkunci atau Secure dengan Mudah dan Cepat

Ketika anda menggunakan charger yang tidak original, ukuran daya pada charger bisa saja tidak sesuai dengan ukuran pada baterai. Ukuran daya, sangat mempengaruhi kecepatan dari pengisian daya pada baterai laptop anda. Dengan menggunakan charger palsu ini, arus yang diberikan akan tidak stabil dan mempengaruhi dari kesehatan baterai laptop nantinya. Jadi usahakan untuk memakai charger asli sebagai alat pengisi daya. Atau ketika charger rusak, silakan anda membeli yang asli walau mahal tetapi kualitas terjamin.

3. Pastikan Laptop tidak Sampai Mati Total

Mati total di sini bukannya rusak, melainkan akibat dari daya baterai yang benar - benar habis.Kebiasaan melakukan aktivitas bermain dengan laptop hingga daya baterai 0% adalah hal yang sangat buruk. Bagaimana tidak, kebiasaan seperti ini bisa memicu kerusakan pada baterai laptop anda. Apabila hal ini dilakukan secara terus menerus kemungkinan besar baterai pada laptop anda tidak akan awet lagi. Bahkan akan cenderung cepat habis atau boros.

Jadi cara yang benar adalah lakukan charger ketika baterai sudah menunjukan angka 30 - 20 % dengan begitu anda bisa melakukan pengisian daya. Pengisian daya, ketika daya masih diantara angka tersebut, tidak akan memberikan beban terhadap komponen yang ada di dalam baterai. Di dalam baterai terdapat bahan - bahan kimia yang sangat mudah rusak, dan ini perlu diperhatikan perawatannya. Jadi usahakan untuk mengisi daya sebelum laptop benar - benar kehabisan dayanya.

4. Menutup Aplikasi yang Tidak Diperlukan

Melakukan berbagai aktivitas dengan laptop memang sangat menyenangkan anda bisa membuka berbagai aplikasi, bahkan bisa menjalankan banyak aplikasi sekaligus. Di setiap aplikasi yang dijalankan membutuhkan daya baterai yang berbeda - beda, ada yang kecil dan ada yang sangat besar. Apabila aplikasi yang dijalankan terlalu banyak atau over, maka kebutuhan akan daya listrik juga bertambah. Hal ini juga berhubungan dengan kesehatan baterai pada laptop anda.

Silakan anda hentikan aplikasi yang tidak diperlukan, apalagi anda membuka banyak aplikasi sekaligus. Dengan begini, baterai laptop anda tidak akan terbebani dengan pengurangan daya yang sangat besar akibat perilaku tersebut. Pengurangan daya yang cepat akan menimbulkan baterai boros atau cepat habis, alhasil laptop akan lebih sering melakukan pengisian daya. Padahal melakukan charger yang terlalu rutin akan berdampak buruk bagi si baterai itu sendiri.

5. Manfaatkan Mode Power Saver

Di dalam laptop pada dasarnya terdapat fitur yang bisa membantu menghemat dan merawat baterai menjadi lebih awet, fitur tersebut adalah mode power saver. Power saver adalah sebuah fitur yang bisa membantu anda menghemat daya baterai ketika baterai sudah mulai kritis. Pada umumnya fitur yang digunakan adalah mode balance, maka silakan anda ganti dengan mode power saver. Hal ini akan membantu menghemat baterai supaya tidak terlalu sering melakukan pengisian daya yang bisa merusak baterai laptop anda.

6. Perhatikan Suhu Disekitar dan Perangkat

Suhu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dari kinerja baterai laptop, bahkan bisa menjadi musuh berat dari kesehatan baterai. Suhu ekstrem seperti terlalu panas atau pun dingin, bakalan membuat baterai bekerja lebih berat (terbebani). Apabila sudah begini maka baterai akan dengan mudah kehabisan daya, pada akhirnya fungi menyimpan daya sedikit - demi sedikit hilang. Jadi usahakan untuk memperhatikan suhu pada perangkat dan lingkungan sekitar supaya tetap normal. Sehingga baterai tidak mengalami tekanan yang tinggi.

7. Gunakan Cooling Pad

Penggunaan cooling pad di sini digunakan ketika laptop dioperasikan dengan jangka waktu yang cukup lama. Di mana laptop akan mengalami sebuah kondisi pemanasan yang cukup panas. Dengan begini cooling pad akan memberikan angin segar, sehingga akan mendinginkan komponen yang ada. Apabila dibiarkan panas, proses kerja baterai akan terbebani, yang pada akhirnya akan menghilangkan daya simpan baterai. Dengan menggunakan kipas angin di bawahnya, akan membuat lebih dingin dan tidak terlalu panas.

Nah, itulah beberapa cara merawat baterai laptop supaya tetap awet dan kualitasnya tetap terjamin. Cara - cara di atas sangat mudah dilakukan, sebab perilaku buruk kitalah yang sering membuat baterai laptop menjadi cepat rusak. Masalah pemakaian yang buruk menjadi faktor penting dari timbulnya masalah, jadi ubah perilaku ketika menggunakan laptop. Selain itu, faktor lingkungan bisa juga menjadi penyebab dari kerusakan baterai pada perangkat laptop.

Cara merawat baterai laptop sebenarnya tidak terlalu rumit dari dugaan kita. Yang perlu anda lakukan adalah mencabut charger ketika sudah penuh, tidak membiarkan baterai kehabisan daya, menjaga kondisi baterai supaya tetap dalam suhu normal. Itu semua merupakan kegiatan yang perlu anda lakukan. Sekianlah artikel yang bisa kami berikan semoga bisa menambah wawasan anda semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...