Cara Mengatasi Anak Masuk Angin Tanpa Obat dan Ciri Cirinya

cara mengatasi anak masuk angin

Cara mengatasi anak masuk angin - Anak kecil memiliki tingkat kekebalan tubuh yang masih minim dan belum sekuat seorang dewasa. Sehingga, anak kecil sering kali mudah terserang berbagai penyakit. Bahkan, beberapa penyakit yang sering diderita merupakan gangguan yang disebabkan oleh hal - hal ringan. Walaupun ringan sekalipun seperti angin, bisa berdampak yang cukup parah bagi si kecil. Seperti halnya orang dewasa, masuk angin pada anak kecil juga dapat menyebabkan masalah lainnya.

Pada masa - masa cuaca yang tidak menentu seperti tiba - tiba hujan atau panas, membuat sistem kekebalan tubuh menjadi tidak menentu. Dan, pada saat itulah badan atau tubuh akan mudah terserang berbagai gangguan. Apalagi angin yang berhembus kencang membuat tubuh menjadi terasa pegal karena masuk angin. Masuk angin ini tidak hanya menyerang pada orang dewasa saja melainkan juga pada anak kecil sekalipun. Jadi, ketika waktu dengan iklim yang tidak menentu, anda sebagai orang tua harus pandai untuk menjaga kesehatan.

Cara Mengatasi Anak Masuk Angin dan Kembung Tanpa Obat


Masuk angin bisa saja terjadi kepada anak kecil, ketika si kecil mungkin telat untuk makan, kehujanan, mandi terlalu malam, terlalu sering makan dan minum yang dingin dan lainnya. Belum lagi, ketika anda mengajak si kecil jalan - jalan ketika malam hari, anda akan mudah terserang masalah masuk angin. Angin pada waktu malam, lebih sering berhembus lebih keras dan memiliki suhu yang cukup dingin. Padahal, tubuh anak kecil belum bisa menerima dengan kuat hal - hal yang bersuhu terlalu dingin.

Alih - alih bersenang - senang, malahan yang di dapat adalah masalah masuk angin. Ketika si buah hati mengalami masuk angin, biasanya akan memberikan gejala - gejala seperti sering mual, demam, muntah, diare dan lainnya. Pada dasarnya masuk angin ini bukanlah sebuah penyakit, melainkan sebuah gejala di mana seseorang akan mengalami sebuah masalah yang lebih serius. Sering kali masalah masuk angin akan menyerang pada bagian sistem pencernaan atau pernafasan seseorang.

Anak kecil akan lebih sering mengalami gangguan seperti ini dibandingkan orang dewasa, jadi anak kecil memerlukan perawatan dan penjagaan yang betul - betul baik. Apabila anak anda tengah mengalami masalah masuk angin yang biasanya disertai mual, muntah dan tidak enak badan. Coba lakukan perawatan segera mungkin, supaya masalah sebenarnya tidak menimpa si kecil. Berikut ini kami akan sedikit memberikan beberapa cara mengatasi anak masuk angin.

1. Mengoleskan Minyak Kayu Putih

Hal pertama yang bisa anda coba adalah mengoleskan minyak kayu putih ke badan si kecil. Minyak kayu putih bisa membantu menghangatkan tubuh, sehingga angin - angin yang ada di tubuh si kecil bisa keluar. Untuk mengoleskan minyak kayu putih ini, anda bisa oleskan di bagian punggung, perut, dada dan pergelangan kaki. Area badan seperti perut dan dada menjadi titik fokus, sebab di situlah letak angin bersarang. Anda bisa melakukan cara ini ketika setelah mandi, mau tidur atau beberapa jam sekali (secara rutin).

2. Balurkan Parutan Bawang Merah

Cara kedua ini terbilang cara tradisional, walaupun begitu cara ini dipercaya sangat efektif untuk mengatasi anak masuk angin. Dengan baunya yang khas, bawang merah bisa membantu mengangkat angin - angin yang ada di dalam tubuh. Sehingga, si kecil akan terbebas dari masalah masuk angin. Untuk menggunakan cara mengatasi anak masuk angin dengan bawang merah, siapkan beberapa siung bawang merah. Lalu parut hingga lembut. Letakkan pada wadah kecil dan berikan sedikit minyak kayu putih. Terakhir, baluran parutan bawang merah ke seluruh badan si kecil.

3. Berikan Rebusan Jahe

Jahe, rempah - rempah yang satu ini memiliki sifat yang bisa menghangatkan untuk tubuh si kecil. Rasa yang agak pedas pada jahe, sangat efektif mengeluarkan angin di dalam tubuh anak kecil. Untuk menggunakan jahe ini sebagai salah satu perawatan mengatasi anak masuk angin adalah dengan merebusnya. Dengan rebusan jahe, selain menghangatkan tetapi juga bisa menangkal rasa mual, muntah, dan demam. Sehingga tubuh si kecil akan kembali sehat, hanya dengan rebusan jahe. Anda bisa manfaatkan rebusan jahe ketika waktu - waktu yang memiliki suhu dingin (secara rutin).

4. Sajikan Sup Hangat

Memberikan sajian asupan makanan yang memiliki suhu yang hangat bisa membantu si kecil mengeluarkan angin di dalam tubuhnya. Salah satunya, anda bisa menyajikan sup ayam hangat untuk si kecil. Apabila, si kecil ketika makan makanan hangat hingga mengeluarkan keringat. Maka tandanya, racun - racun yang ada di dalam tubuh akan ikut keluar. Dengan begitu, si kecil akan segera sembuh dari masalah masuk angin dan terhindar dari masalah yang lebih serius lagi.

Baca juga : Cara Agar Anak Mau Makan Nasi dan Minum Susu, Supaya Badan Tetap Sehat

Nah, itulah beberapa cara mengatasi anak masuk angin yang bisa anda lakukan ketika si kecil mengalami masalah tersebut. Memberikan sesuatu yang hangat kepada si kecil, bisa membantu menurunkan demam, batuk, mual, dan tentunya masuk angin. Melakukan sesuatu hal sehingga si kecil mengeluarkan keringat bisa membantu mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuhnya. Ini bisa anda lakukan dengan memberikan asupan makanan yang bersuhu hangat seperti sup, air rebusan jahe dan lainnya.

Ciri Ciri Anak Masuk Angin


Setelah anda mengetahui beberapa cara mengatasi masuk angin, ada baiknya anda mengetahui juga beberapa ciri - ciri anak yang terkena masuk angin. Dengan mengetahui beberapa hal yang menandakan si buah hati tengah masuk angin, maka anda bisa segera melakukan tindakan pencegahan segera mungkin. Alhasil, anak tidak akan mengalami gangguan yang lebih serius. Langsung saja, berikut ini beberapa ciri ciri anak masuk angin yang perlu anda ketahui.

  • Mual, kembung dan muntah menjadi penanda kalau si kecil sedang tidak merasakan hal enak pada bagian pencernaan. Bisa jadi, bagian perut anak tengah mengalami gangguan akibat masuk angin
  • Demam dengan suhu yang cukup tinggi, juga menjadi ciri ciri kalau anak sedang masuk angin. Ketika suhu badan sudah mencapai lebih dari 37,50 C maka anak sudah menandakan demam.
  • Batuk dan pilek menjadi ciri yang sering ketika mengalami gangguan masuk anin paa tubuh. Gejala seperti ini merupakan bentuk kekebalan tubuh melawan benda - benda asing.
  • Diare sering kali juga disebabkan oleh adanya udara pada sistem pencernaan. Masalah masuk angin bisa berdampak bruk pada pernafasan atau pun pencernaan. Salah satu dampaknya adalah diare.
  • Anak jadi sering menangis atau tidak nyaman akibat ada sesuatu yang mengganggu di dalam dirinya. Perasaan sakit perut, mual, menjadi masalah bagi si kecil, alhasil buah hati menjadi tidak nyaman karena kondisi tersebut.

Bagaimana? sekarang anda mengetahuinya dengan jelas bukan ciri ciri dari anak terkena masuk angin pada dirinya. Ketika anak anda mengalami beberapa gejala di atas, mungkin saja anak anda tengah terserang masalah masuk angin. Kalau sudah begitu lakukan beberapa tips yang sudah dijelaskan sebelumnya. Lakukan semua tips di atas, supaya anak segera sembuh dari masalah masuk angin. Sekianlah artikel yang bisa kami berikan mengenai cara mengatasi anak masuk angin dan ciri ciri anak masuk angin. Semoga bisa bermanfaat buat anda semuanya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Mengatasi Anak Masuk Angin Tanpa Obat dan Ciri Cirinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel