Cara Melancarkan BAB pada Bayi yang Susah BAB dan sering Kentut

Cara Melancarkan BAB pada Bayi

Cara melancarkan bab pada bayi - Membuang sisa sistem pencernaan memang sudah biasa dilakukan. Sisa - sisa bahan makanan yang telah dicerna oleh tubuh, apabila disimpan secara terus - menerus dalam tubuh akan berakibat buruk. Air kemih dan feses merupakan beberapa kotoran yang sudah seharusnya dikeluarkan. Apabila tidak bisa mengganggu sistem yang ada di dalam tubuh. Untuk masalah buang air kemih, bila ditahan bisa menjadi masalah batu ginjal.

Sedangkan feses, bisa membuat tonjolan pada mulut anus (wasir) dan tentunya ini semua terasa sakit. Namun, kadang kala membuang sisa pencernaan seperti feses tidak selalu berjalan lancar (tidak teratur). Padahal, menurut anjuran seseorang sebaiknya melakukan BAB setidaknya 1 hari sekali. Hal ini tidak hanya berlaku bagi orang dewasa saja, melainkan juga untuk seorang bayi. Masalah tidak lancarnya BAB pada seseorang bisa jadi dia mengalami masalah sembelit atau feses yang terlalu keras.

Cara Melancarkan BAB pada Bayi yang Susah BAB dan sering Kentut


Pada bayi, untuk masalah sembelit atau tidak lancar BAB memang cukup jarang. Namun, tidak dipungkiri bisa saja si kecil mengalami masalah tidak lancar dalam melakukan buang air besar. Masalah sembelit yang terjadi pada seorang bayi, bisa saja menandakan kalau si kecil dalam kondisi yang kurang baik atau sehat. Sehingga sistem pencernaan dalam tubuh tidak bekerja secara maksimal. Hal ini disebabkan tubuh lebih memprioritaskan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya.

Bayi yang kurang lancar dalam buang air besar, biasanya ditandai dengan tidak melakukan BAB dalam beberapa hari. Untuk menanggapi hal ini, sebenarnya anda tidak perlu khawatir pada kondisi bayi. Hal ini sering terjadi, sebab beberapa organ pencernaan tengah menyesuaikan asupan makanan yang mereka makan. Salah satu bagian yang sering lambat dalam bekerja adalah usus besar. Yang mana, usus ini berfungsi menyerap air dari feses sehingga kadar air pada feses berkurang.

Nah, jika buah hati anda sedang mengalami masalah pencernaan seperti ini cobalah untuk segera mencari solusinya. Walaupun memang tidak perlu risau atas kondisi ini, tidak ada salahnya untuk segera mengobati masalah tersebut. Ada banyak cara melancarkan bab pada bayi. Namun, jika anda bingung atau tidak tahu caranya, berikut ini ulasan dari beberapa cara mengatasi bayi susah bab dan sering kentut.

1. Lakukan Pijatan pada Perut Bayi

Hal pertama yang bisa anda lakukan ketika mendapati si kecil susah BAB adalah dengan memijat area perutnya. Cara melancarkan BAB pada bayi dengan teknik memijat terbukti sangat ampuh menyelesaikan masalah ini. Dengan sedikit tambahan minyak kelapa maka anda sudah bisa membuat BAB bayi menjadi lebih lancar. Untuk mengaplikasikan cara ini, anda bisa mengambil sedikit minyak kelapa yang sudah dipanaskan. Oleskan pada bagian perut bayi, dan lakukan sedikit pijatan pada area tersebut.

Baca juga : Cara Mengatasi Ngompol pada Anak Usia 13 Tahun, Biar Berhenti Mengompol

Hal ini, bisa membantu meringankan perut bayi dari sistem pencernaan yang belum optimal. Anda bisa melakukan cara ini, beberapa kali sehari supaya masalah seperti ini segera teratasi.Tak hanya area perut saja, anda juga bisa melakukan sedikit pijatan di area punggung bayi. Lakukan hal yang sama pada punggung belakang, seperti halnya pada area perut. Cara ini membantu merangsang feses keluar dengan mudah dan lancar, alhasil BAB pada bayi akan sedikit teratasi.

2. Berikan ASI Eksklusif

Apabila buah hati yang tengah mengalami susah BAB masih berumur sekitar 3 - 9 bulan, maka cara melancarkan BAB pada bayi adalah dengan memberikan asupan ASI. Air susu ibu memang menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi pada bayi. Bahkan dengan ASI ini, si kecil bisa terhindar dari berbagai masalah atau pun sembuh dari gangguan. Bicara soal sembelit pada bayi yang masih berumur tiga bulan, sebaiknya diberikan obat berupa ASI.

Bukan tanpa alasan ASI menjadi penawar sembelit bagi bayi, sebab di dalam ASI mengandung zat kolostrum. Di mana, zat inilah yang bisa membantu BAB pada bayi menjadi lebih lancar dan teratur. Sebaiknya, pada bayi yang masih belum berusia 2 tahun diberikan ASI eksklusif. dengan melakukan hal tersebut, akan membantu mengoptimalkan sistem kerja dari sistem pencernaan si kecil. Sedangkan untuk susu formula, mendingan di tahan dulu, anda bisa memberikannya telah anak mencapai umur 2 tahun.

3. Gerakan Mengayuh Sepeda pada Kaki Bayi

Selain memberikan pijatan pada area perut dan punggung belakang bayi, anda juga bisa memberikan sedikit gerakan. Gerakan ini akan berfungsi untuk melancarkan pada sistem pencernaan pada tubuh si bayi. Dalam hal ini, gerakan yang bisa anda lakukan adalah menggerakkan kaki si kecil seperti sedang mengayuh sepeda. Cara melakukannya cukup mudah, anda hanya perlu membaringkan bayi ditempat tidur. Kemudian anda pegang kedua kaki si kecil dan gerakkan layaknya sedang bersepeda.

Dampaknya, akan membantu merangsang organ pada sistem pencernaan untuk bekerja mengeluarkan feses yang mungkin terjebak. Biasanya, hal ini lebih ditunjukkan pada bagian usus besar. Usus besar ini, merupakan tempat atau proses terakhir yang mana fungsinya adalah menahan dan menyerap air. Apabila bayi terlihat tidak lancar dalam BAB, kemungkinan besar feses dan udara terjebak di dalamnya.

4. Mengoleskan Parutan Bawang Merah

Ketika bayi terkena masuk angin, dampak yang ditimbulkan akan bermacam - macam. Dari segi pencernaan, yang sering terjadi adalah masalah diare atau pun sembelit. Jadi, tak khayal bisa ketika bayi masuk angin, maka sistem pencernaan tidak bekerja dengan baik dan berdampak pada lancar tidaknya BAB. Apabila penyebab sembelit si kecil adalah hal ini, maka yang bisa anda lakukan adalah membaluri bawang merah halus di area badan bayi entah itu perut atau punggungnya.

Bahan yang satu ini akan memberikan rasa hangat dan pedas pada tubuh. Sehingga, akan membantu merangsang untuk mengeluarkan angin yang kemungkinan terjebak di dalam perut. Apabila sudah mulai keluar, dampak selanjutnya adalah masalah BAB. Kemungkinan besar, setelah keluarnya angin akan membuat BAB lebih lancar dan teratur. Anda bisa membalurkan halusan bawang merah dengan jumlah yang sedikit saja, apabila terlalu banyak bisa membuat bayi malah tidak nyaman karena rasa panas.

5. Berikan Air Hangat ketika Mandi

Mandi dengan air hangat ternyata bisa digunakan sebagai salah satu cara melancarkan BAB pada bayi loh. Ketika mandi dengan air hangat tubuh akan terasa nyaman dan relaks, alhasil masalah - masalah yang ada dalam tubuh akan mudah teratasi. Tak terkecuali untuk masalah sulit BAB pada bayi. Bayi yang dimandikan dengan air hangat akan merasakan hal yang sama yaitu lebih tenang. Tak hanya nyaman, air hangat akan membantu meningkatkan sistem pencernaan menjadi lebih baik.

Dalam mengaplikasikan cara ini, anda bisa merendam si kecil dalam air hangat dengan posisi duduk. Dengan posisi seperti ini, tubuh bagian bawah secara otomatis akan lebih tenang. Khususnya pada rektum atau anus, akan mengalami rangsangan alami yang membantu melancarkan sistem pencernaan. Anda bisa melakukan perendaman ini selama beberapa menit. Selain melakukan hal ini, anda bisa menambahkan sedikit pijatan pada area punggung dan perut.

6. Mengurangi Asupan Susu Formula

Untuk bayi yang sudah berumur lebih dari 6 bulan memang sudah bisa diberikan susu tambahan (susu formula). Namun, kadang kala susu formula ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan pencernaan bayi. Kandungan gizi yang begitu lengkap serta serat yang cukup banyak pada susu formula. Bisa memberatkan proses pencernaan pada usus bayi, bila dilakukan secara terus menerus bisa jadi bayi akan mengalami sembelit. Yang pada akhirnya membuat BAB tidak lancar.

Karena faktor tersebutlah cara melancarkan BAB pada bayi adalah dengan mengurangi asupan susu formula. Ada baiknya, ketika kondisi si kecil seperti ini berika ia ASI yang cukup banyak. Sebab, ASI ini bisa membantu melancarkan proses pencernaan. Kandungan kolostrom akan merangsang peningkatan buang air besar. Sehingga bayi akan mudah dalam buang air besar dan menjadikan masalah sembelit teratasi.

Nah, itulah beberapa cara melancarkan yang bisa anda terapkan ketika si kecil mengalami masalah sembelit. Masalah sembelit seperti ini memang tidak perlu dikhawatirkan terlalu berlebihan. Apalagi bayi yang masih mengkonsumsi ASI sebagai sumber makanannya. Namun, tetap saja masalah seperti ini harus segera diatasi supaya tidak berdampak lebih buruk lagi. Membiarkan kotoran tetap berada di dalam tubuh seperti halnya feses akan menurunkan sistem pencernaan.

Penyebab Bayi Susah BAB dan Sering Kentut


Setelah anda mengerti bagaimana menyelesaikan masalah sembelit pada bayi, selanjutnya cobalah membaca penyebab bayi susah BAB. Ada banyak faktor yang mengakibatkan bayi menjadi susah dalam melakukan buang air besar. Dengan anda mengetahui penyebab dari masalah ini, setidaknya anda bisa mencegah si kecil untuk tidak sembelit. Langsung saja berikut ini penjelasan dari penyebab bayi mengalami susah BAB.

  • Konsumsi susu formula yang dilakukan secara rutin setiap harinya akan membuat si kecil menjadi susah BAB. Kandungan protein pada susu formula yang mengakibatkan hal ini terjadi.
  • Peralihan makanan dari makanan lembut ke padat akan membuat bayi susah dalm buang air besar. Sebab usus belum terbiasa atau kaget dalam menerima bahan makanan dalam bentuk padat.
  • Kekurangan air akan membuat feses dalam sistem pencernaan menjadi keras. Alhasil, feses sulit untuk dikelurkan dan membuat bayi mengalami sembelit.

Itulah penyebab bayi susah BAB yang sering menjadi pemicu masalah ini terjadi. Dengan begini, anda sebagai orang tua telah mengetahui penyebab sembelit pada si kecil. Dari pada si kecil mengalami sembelit cegah sejak dini, dengan mengurangi perlakuan di atas. Kalaupun buah hati anda tengah mengalami masalah sembelit, langsung saja terapkan beberapa cara melancarkan BAB pada bayi yang telah dijelaskan di atas. Sekianlah artikel yang bisa kami berikan semoga bisa menambah wawasan anda semuanya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Melancarkan BAB pada Bayi yang Susah BAB dan sering Kentut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel